Dalam perjalanan menuju bogor, untuk menghadiri acara Pelatihan Jurnalistik bersama mahasiswa IPB yang tergabung dalam Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs, saya menerima sebuah email dari seorang pembaca buku Peaceful Jihad for Teens, yang sedang menempuh pendidikan di ISID GONTOR. Namanya Irwan Haryono, yang juga adik kelas saya ketika dahulu nyantri di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Medan. Membaca tulisannya, saya merasakan aura tersendiri dan berkeinginan untuk segera ketemu kembali. Namun, untuk beberapa waktu ke depan, sepertinya tidak bisa karena saya harus kembali ke kota tempat saya di besarkan, Medan!
Apa yang saya dapatkan dari buku Peaceful Jihad for Teens?
Saya merasakan bahwa Irwan Haryono telah sukses untuk menjawab apa yang saya tanyakan di atas. Dengan gamblang ia mengulas lembar demi lembar buku saya itu. Saya berharap, ada banyak pembaca buku Peaceful Jihad for Teens yang mengikuti Irwan Haryono untuk segera membahas buku itu setelah selesai membacanya. Semoga bermanfaat!
‘MELURUSKAN KEMBALI ARAH PENDIDIKAN JIHAD BAGI REMAJA’
Oleh: Irwan Haryono
Semula saya merasa tidak pantas dan belum terlalu piawai dalam menulis sebuah makalah mengenai Jihad, terlebih memaparkan apa-apa yang berkenaan tentang Jihad itu sendiri. Tetapi berkat suntikan motivasi dari Radinal Mukhtar Harahap (penulis buku Peaceful Jihad For Teens), timbul sedikit keberanian untuk mengangkat materi tersebut dalam forum kajian fakultas di kampus ISID GONTOR Siman, yang bertepatan pada hari; kamis, 24/03 setelah shalat subuh di Serambi Mesjid.
Suasana tidak begitu ramai, sehingga tidak begitu menyulitkan saya, tapi entah mengapa, pagi itu saya tidak bisa memberikan penjelasan yang lebih memuaskan. Saya merasa masih kurang dan kurang sekali, khususnya kemampuan saya untuk menjelaskan materi tersebut secara menyeluruh. Banyaknya materi dan sub-sub bagian tidak sebanding dengan kesempatan dan waktu kami untuk mengkaji lebih dalam, tapi di penghujung pertemuan itu saya mengikrarkan diri dan menyatakan kesiapan untuk mendiskusikannya lagi di luar dari pada forum tersebut, kapan saja dan dimana saja.
Saya tinggal di kampus ISID GONTOR yang bertempat di Ponorogo─Kota Reog. Karena keterbatasan toko buku yang dapat menyediakan buku-buku keluaran terbaru, Saya yakinkan diri untuk berangkat ke Gramedia Madiun pada hari senin, 21/03 sendirian, hanya untuk membeli buku “Peaceful Jihad For teens” dengan harapan dapat memaparkan isi buku tersebut kepada teman-teman, sebagai bahan diskusi kami khususnya, dan untuk keluarga kami nantinya.
Dalam waktu singkat, saya telah membaca habis buku itu, hanya membutuhkan waktu beberapa jam, karena sungguh benar, buku dengan kuantitas berat, jika disajikan dengan bahasa yang ringan dan ilustrasi yang mudah di pahami, maka cendrung enteng, dan begitu mudah di serap daya nalar kita. Dari sana saya menyerap beberapa kasus, fakta serta simpang-siur realita yang terjadi. Saya merasa terhentak, tak jarang membuat jiwa ini tertawa miris, akan kebodohan dan ketidaktahuan kita. yang ternyata kita telah di ‘adu domba’ dan diperangi habis-habisan dalam hal media masa, cetak dan pemikiran. Sehingga jika hal ini terus berkelanjutan tanpa ada sosok mujahid yang bersedia dan siap membendungnya. Tunggu saja, “Suatu sejarah kelam kehancuran umat muslim akan tertorehkan”. Na’uzubillah.....Tsumma Na’uzubillahi Min Dzalik.........
Jika boleh jujur, berawal dari buku “Peaceful Jihad For Teens” yang dikarang oleh Radinal Mukhtar ini, benar-benar telah membuka khazanah berfikir luas saya, yang dahulu beranggapan masih terlalu muda untuk terjun dan mengetahui beragam hal dan macam tentang Jihad; ternyata salah; karena tanpa disadari. Remaja seperti kitalah yang ternyata menjadi sasaran empuk oleh ‘Pencari Bakat’ teroris, untuk di jadikan ‘calon pengantin’ alias bomber bunuh diri tersebut.
Saya tidak bisa memaksa teman-teman untuk membeli buku ini, tapi kalau boleh memberi saran, bacalah buku ini; entah itu memimjamnya lewat teman, adik kelas, kakak kelas, atau bahkan pada dosen sekalipun, atau bisa juga berdiskusi langsung dengan sang penulis. Karena menurut saya tidak ada ruginya jika buku berkualitas tinggi ini menjadi salah satu, dari pada koleksian buku favorit kita, sebab buku ini bukan membahas tentang siapa-siapa, yang notabene berada jauh dari diri remaja, akan tetapi begitu dekat dan erat dengan diri kita, bahkan membahas masalah intern yang bergejolak pada masa kita sekarang ini.
Selanjutnya selamat memiliki buku ini dan selamat membaca.......



0 komentar:
Post a Comment